Cara Atasi Pinjol

 Pinjol atau pinjaman online memang menawarkan banyak kemudahan bagi nasabah untuk mengambil pinjaman. Karena terdesak oleh kebutuhan dana darurat, banyak orang yang minim pengetahuan akhirnya terjebak pinjol ilegal. Mereka pun akhirnya mengalami berbagai kerugian.

 


Apakah mungkin seseorang yang terjebak pinjol lepas dari jebakan tersebut? Kamu mungkin perlu melakukan usaha lebih untuk keluar dari jebakan pinjol. Namun, bukan berarti hal tersebut tidak mungkin. Kamu bisa melakukannya dan kita akan membahasnya di sini.  

 

Pertama-tama, sebelum kamu masuk dalam jebakan pinjol, kenali tanda-tanda pinjol menjebak para calon nasabah. Ikuti penjelasan berikut agar tidak tertipu pinjol ilegal yang merugikan. Kamu juga bisa menyelesaikannya dengan cara berikut.

 

Cara Umum Pinjol Ilegal Menjebak Nasabah

Awalnya, pinjol ilegal akan menawarkan berbagai kemudahan bagi nasabah untuk mengambil pinjaman. Selanjutnya, mereka akan melakukan berbagai praktik ilegal berikut.

 

  1. Fee Tinggi dan Dipotong Langsung dari Pinjaman

    Setelah nasabah setuju untuk mengambil pinjaman, mereka akan langsung merugikan nasabah dengan mengambil fee yang tinggi, yakni mencapai 40% dari pinjaman. Lalu, fee tersebut akan langsung dipotong dari pinjaman.

     

  2. Suku Bunga dan Denda Sangat Tinggi

    Aplikasi pinjol ilegal tidak mematuhi suku bunga yang telah ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Padahal, OJK sudah menentukan besaran suku bunga bagi fintech agar tidak memberatkan para nasabah sehingga fintech dan nasabah sama-sama mendapatkan keuntungan.

     

    Namun, kembali lagi karena pinjol ilegal hanya fokus mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya, mereka tidak mematuhi aturan OJK.

     

  3. Jangka Waktu Pelunasan Sangat Singkat

    Kemudian, selain suku bunga yang tinggi, umumnya waktu pelunasan pun sangat singkat. Bahkan, ada juga beberapa pinjol ilegal yang menagih utang tidak sesuai dengan waktu tenor.

     

  4. Aplikasi Pinjol Ilegal Meminta Izin Mengakses Kontak

    Jebakan pinjol ilegal selanjutnya adalah meminta izin untuk mengakses kontak. Kemudian, setelah berhasil mengakses kontak, mereka akan menggunakannya untuk meneror orang-orang dalam kontak tersebut apabila kamu tidak segera membayar.

     

  5. Penagih Tidak Beretika ketika Menagih

    Ini adalah resiko tidak membayar pinjol yang umum dialami. Tidak hanya kamu, orang-orang yang ada di kontakmu pun akan diteror jika kamu telat membayar. Tidak ada etika sama sekali dalam menagih pinjaman.

     

  6. Tidak Menyediakan Layanan Pengaduan Pelanggan

    Kamu pun tidak dilindungi layanan pengaduan apa pun. Dalam hal ini, kamu akan benar-benar mendapatkan kerugian maksimal.

Komentar